Menyusun Gambar Denah Ruang Serta Memilih Furnitur Yang Sesuai

Gambar denah ruang – menyusun ruang dengan membuat denah bisa menjadi permainan yang mengasyikkan karena dari situ bisa didapat berbagai alternatif susunan.

Setelah luas masing – masing ruang didapatkan, anda bisa mulai menyusun denah dengan potongan-potongan kertas. Ukurannya menggunakan skala yang sesuai dan sama dengan gambar denah rumah asal. Biasanya skala yang paling mudah adalah l : 100 (ukuran 1 cm pada gambar sebanding dengan 100 cm atau 1 m ukuran sesungguhnya). Jadi. Seandainya ukuran kaum adalah 3,00 x 3.00 m2, bisa diwakili oleh potongan kertas 3 x 3 cm2. Dalam menyusun ruang ini. Prioritaskan ruangan-ruangan yang membutuhkan sinar matahari, sirkulasi udara. Dan akses keluar-masuk untuk berada di depan. Belakang. Atau samping (untuk rumah hoek) dari rumah anda.

Contoh ruangan yang membutuhkan akses langsung adalah garasi dan ruang tamu/ruang keluarga. Ruangan yang membutuhkan sinar matahari dan/atau sirkulasi udara adalah ruang tidur. Sedangkan ruangan yang hanya membutuhkan sirkulasi udara adalah kamar mandi. Anda harus mencoba-coba dengan menggeser dan memindah-mindahkan kotak-kotak yang mewakili ruangan- ruangan tersebut hingga beberapa kali. Masing-masing susunan tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan. Coba terus sampai anda mendapatkan susunan terbaik. Tentunya anda bisa melibatkan anggota keluarga dalam menyusun denah ini karena opini atau pendapat dari sama anggota keluarga bisa menjadi masukan yang sangat berharga. 

Menyeleksi furnitur

Pemilihan furnitur, mebel, atau perabot sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan, ukuran, dan fungsinya. Jangan memilih ukuran atau desain yang berlebihan untuk rumah dengan ukuran yang terbatas karena nantinya estetika maupun fungsinya menjadi tidak optimal dan mubazir. Anda sebaiknya memilih furnitur yang betul-betul anda perlukan untuk kegiatan sehari-hari anggota keluarga. Gambar denah ruang misalnya, untuk tempat tidur utama bisa cukup menggunakan ukuran queen (160 x 200 cm) daripada ukuran king (180 x 200 cm) seandainya ruang tidur utama tidak terlalu besar.

Kemudian untuk ruang keluarga bisa menggunakan sofa dengan desain modern yang biasanya lebih mementingkan segi ergonomis dan praktis daripada desain klasik yang biasanya berukuran lebih besar dan dekoratif. Anda bisa membuat daftar furnitur yang sudah ada dan furnitur baru apa yang perlu dibeli atau dibuat di kemudian hari, atau furnitur lama yang perlu ditukar dengan yang lebih sesuai dengan rencana rumah baru anda.

Sirkulasi udara dan sinar matahari

Selain gambar denah ruangan, kenyamanan sebuah rumah sangat bergantung pada bagus tidaknya sirkulasi udara dan cukupnya sinar matahari yang masuk ke rumah. Sirkulasi udara dan sinar matahari mutlak diperlukan oleh sebuah rumah. Secantik apa pun rumah, apabila -tidak memiliki syarat ini, niscaya kenyamanan rumah tersebut menjadi tidak berarti. Bukaan-bukaan jendela, pintu yang besar, akan memudahkan angin dan udara bergerak bebas masuk, mengalir, dan keluar rumah. Langit- langit rumah yang dibuat tinggi akan sangat membantu bergeraknya udara, terutama udara panas. Udara panas memiliki berat jenis lebih ringan daripada udara dingin sehingga dengan sendirinya udara panas ini akan bergerak ke atas.

Dengan demikian, perlu adanya lubang ventilasi untuk bisa mengalirkan udara panas tersebut keluar. Sinar matahari yang masuk ke rumah akan membuat ruang menjadi hangat dan tidak lembab. Ruang yang lembab akan menjadi tempat yang subur bagi berkembang biaknya bakteri dan jamur. Oleh sebab itu, dengan bukaan-bukaan besar pada rumah, sinar matahari dan udara akan leluasa masuk ke rumah sehingga tempat tinggal anda akan menjadi rumah yang sehat. Bukaan besar juga bisa membuat rumah menjadi hemat energi karena dengan adanya bukaan besar, angin akan leluasa keluar-masuk. Dengan demikian, biaya pemakaian penyejuk udara buatan bisa lebih dihemat. Lalu sinar matahari yang leluasa masuk ke rumah akan menjadi sumber cahaya alami yang memungkinkan pengurangan pemakaian lampu di siang hari.