Mengatasi Masalah Umum Pada Lantai Keramik

Popping adalah terbongkar atau lepasnya keramik pada lantai atau dinding. Masalah pada keramik ini tidak saja dijumpai pada pemasangan keramik tetapi juga pada penutup lantai lainnya seperti marmer, granit. homogemus. dan Popping biasanya terjadi pada pemasangan keramik dengan cara konvensional yaitu keramik dipasang dengan menggunakan campuran semen dan pasir biasa dimana kekuatan daya ikat tidak terlalu kuat dan getas (tidak ada fleksibilitas). Hal ini lebih mudah terjadi pada lantai Ioteng beton bertulang dan pada lantai ruangan yang berukuran luas.

Kasus popping terjadi karena terdapat perbedaan faktor muai dan susut dari setiap komponen pada lantai di area tersebut. Komponen tersebut, adalah struktur lantai atas yang biasanya terbuat dari beton ber- tulang sebagai dasar lantai, kemudian adanya ‘screed’ (campuran semen dan pasir) sebagai dasar dudukan keramik. lem keramik (pada pemakaian konvensional biasanya adalah semen biasa) atau pemasangan keramik bisa langsung diatas “screed’ yang masih basah. serta karamik itu sendiri.

Setiap komponen tersebut miliki koefisien muai dan koefisien susut yang berbeda-beda Muai dan susut yang berbeda ini menimbulkan tekanan geser dan tekanan geser inilah yang membuat keramik lepas karena sifat dari semen biasa yang getas. Selain faktor muai dan faktor susut akibat perbedaan suhu terdapat pula faktor penyebab popping yang lain diantaranya sebagai berikut.

– GERAKAN BANGUNAN

Gerakan bangunan menyebabkan ikatan antara keramik dan bidang aplikasinya mengalami tegangan, semen yang getas dan daya rekat yang kurang baik menyebabkan keramik terlepas.

– UDARA YANG TERPERANGKAP

Cara pemasangan konvensional yang memakai semen dan pasir biasa (tidak bisa menggunakan trowel sebagai alat bantu) biasanya sangat memungkinkan  terjadinya udara yang terjebak. Dengan proses ber jalannya waktu dan perbedaan suhu udara, lama kelamaan udara yang terjebak itu menimbulkan tekanan dan dapat melepaskan keramik Pada cara konvensional yang memakai campuran semen dan pasir biasa, sulit mencapai kualitas yang diinginkan karena kwalitas pasir (Jenis dan kebersihan pasir dari lumpur/tanah) yang tidak sama serta komposisi adukan semen dan pasir yang biasanya tidak merata.

Solusi terbaik untuk pemasangan keramik agar tidak menimbulkan masalah popping adalah dengan menggunakan “tile Adhesive” atau lem keramik ’tile Adhesive’ yang terdiri dari semen. pasir yang berkualitas dan bersih. serta ‘polymer khusus’ dengan komposisi tertentu menjamin keramik tidak mengalami popping. perpaduan ini akan mengikat keramik dengan kuat pada bidang alasnya dan sifat polymer yang elastis dan fleksibel mampu mengimbangi proses tekanan atau tarikan akibat muai dan susut. ‘ PT. Adiwisesa Mandiri Building Products Indonesia adalah sebuah perusahaan yang produknya dikenal dengan nama AM merupakan “Pioneer’ untuk perekat keramik modern di Indonesia Mengingat adanya kebutuhan yang berbeda-beda di dalam setiap pemasangan keramik seperti untuk eksterior atau interior, daerah basah atau daerah kering, terendam air atau tidak terendam, bidang atasnya dari ‘screed’, kayu. besi, gypsum atau keramik (Tiie on Trie). beban berat (Heavy Duty) atau beban yang sering dilewati (Heavy Traffic). , daerah getaran atau tidak, maka AM menyediakan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan tersebut. yaitu produk ANI-10. AMSO. AM32 dan AM42 Cukup hanya menambahkan air pada “File Adhesive’ ini (produk AM40 atau AM42) atau dapat menggunakan campuran yang sudah sesuai dengan kemasannya (produk AM30 atau AMS?) maka campuran tersebut sudah dapat langsung digunakan dengan ketebalan yang relatif tipis, yaitu kurang lebih Smm.

Cara pencampurannya pun cukup mudah yaitu dengan peralatan tukang biasa (sendok semen) atau mixer ditambah dengan trowel untuk memudahkan pekerjaan serta menghindari terjadinya udara yang terjebak Agar daya rekatnya maksimal, bersihkan dahulu daerah alas keramik dari berbagai macam kotoran yang dapat menyebabkan berkurangnya daya rekat. Untuk melengkapi pemasangan keramik dapat memakai produk AM50 sebagai Pengisi Nat Keramik yang telah teruji berkwalitas dan banyak pilihan warnanya. Pengisi Nat ini akan menyebabkan Nat mulus dan rapi serta tidak retak juga warna tidak pudar.

Pada daerah tertentu sep√©rti kamar mandi dan teras (eksterior) serta untuk keperluan kolam atau bak mandi maka dapat manggunakan AM54 yang berbahan dasar ‘acrylic’ sebagai pengganti air yang dicampurkan pada AM50. AM juga menyediakan produk water- proofing AM 1 00 untuk kamar mandi. kolam renang atau waterproofing AMI 10 untuk bumbungan atap dan tembok samping. juga coating batu alam AMS? agar batu alam terlihat basah serta AMIOQ yang membuat batu alam tampil natural. Untuk penyambungan beton lama dan beton baru serta kepertuan banding agent lainnya, AM7O yang berbahan dasar SBR (Styrene Butadiene Rubber) adalah solusi yang tepat yang merupakan produk berkualitas dari AM.

Reply