Desain Rumah Urban Klasik Modern Minimalis

Hasil akhir suatu rancangan desain rumah urban diharapkan dapat membangkitkan suasana hati (mood) siapa pun yang akan merasakan pengalaman ruang. khususnya di penghuni rumah. Rancangan memang semestinya berperan sebagai pembangkit maod (maad maker) arsitek biasanya menetapkan standar bahan bangunan ketika mulai merancang. Bahan tersebut akan mendukung sebuah konsep yang telah ditetapkan namun belum tentu terekspos. Pada desain rumah urban yang diliput Griya Asri ini, ekspresi urban ditonjolkan melalui ekspos bahan serta teknik pencahayaan yang apik.

Sebuah rumah tinggal di wilayah Jakarta Utara dirancang dengan teknik eksperimen oleh Evan Davin Lee yang terasa sederhana dan wajar dalam layout-nya. Padahal ruang-ruang yang terjadi sangat ekspresif berkat pencahayaan yang dirancang menjadi desain rumah urban klasik dengan matang. Sejak awal pemilik menghendaki sesuatu yang berbeda pada desain rumahnya yang sudah ada pada saat Evan mulai merancang.

Bangunan ini berada pada posisi yang cukup strategis di tengah kota dalam suatu kompleks perumahan. Oleh sebab itulah Evan dalam merancang bangunan ini menitikberatkan pada aspek urbannya yang diperlihatkan oleh susunan massanya yang kompak. Pengaturan posisi bukaan diantara bidang dan massa dipisahkan yang sekaligus dihubungkan dengan baik. Pemisahan struktur vertikal dan struktur horizontal pada fasada terlihat jelas meskipun tidak mencolok.

Hal tersebut tampak dengan adanya penonjolan kanopi, balkon dan jendela jendela sebagai repersentasi unsur desain rumah urban minimalis. Ruang-ruang dalamnyapun dirancang dalam “semangat” urban yang sama dengan fasadanya Evan tidak ragu untuk bermain dan bereksplorasi dengan bentuk bahan dan pencahayaan di setiap sudut ruang. Ruangan tamu misalnya tampil akrab dan hangat karena pencahayaannya diselesaikan dengan cara berbeda. Pada dindingnya dibuat celah berbingkai yang tetap konsisten dalam permainan vertikal-horizontal. pencahayaan nya sengaja dibuat setempat yang disebarkan pada beberapa titik lampu.

Ruangan keluarga dan struktur tangga tidak luput dari eksperimennya terhadap teknik pencahayaan ruang. Cahaya dibuat setempat dan menyeluruh. Jika penghuni menginginkan suasanayang lebih akrab, hanya perlu menyalakan beberapa lampu spot Sebaliknya bila memerlukan ruangan yang terang benderang, semua titik lampu. yang terletak pada plafon, lantai dan dinding dinyalakan.

Agar cahaya Iebih tampil khas dan ekspresif, Evan membuat wadah lampu dalam berbagai macam ukuran dan bahan yang sesuai dengan bentuk arsitekturnya” Contohnya ruangan tangga yang sarat dengan aluminium, kaca dan kayu berpadu membentuk susunan yang dinamis serta atraktif. Bentuk ini pula yang bisa disebut ciri ekspresi desain rumah urban modern yang temporer bila dikaitkan dengan permainan pencahayaannya.

Selain eksperimen pencahayaan buatan, aspek pencahayaan alami dan sistem sirkulasi udara juga mendapat perhatian utama dan diaplikasikan secara wajar oleh Evan. Caranya dengan menghadirkan inner courtpanlang di sisi ruangan makan serta membuka celah plafon menjadi atap tembus pandang, sehingga cahaya matahari mampu menembus ruang votd setinggi 7 m. Dengan demikian alur ruang konvensional menjadi lebih hidup dan menjadi lebih bermakna.