Desain Rumah Dengan Taman Minimalis Yang Luas

Di usianya yang sudah tidak muda lagi, Dinda dengan dua anak remajanya Arki dan Iton, lebih suka menghabiskan waktu senggangnya dengan beristirahat di rumah. Untuk menjaga kesehatan, dia berolah raga supaya tubuhnya tetap bugar. Halaman rumahnya yang cukup luas menjadi tempat untuk menyalurkan hobi positifnya tersebut.

Kavling miliknya mencapai luas kira-kira 3000 m2. Sebuah rumah induk mungil yang dilengkapi sebuah paviliun untuk putra sulungnya mengisi kavling yang luas itu sehingga menyisakan halaman untuk taman yang cukup luas. Penghijauan rumah dengan taman berfungsi sebagai “paru-paru” yang dapat menyaring udara yang kotor di seputar rumah yang terletak di tepi .jalan raya yang lalu lintasnya sangat padat. Dibantu oleh Bob Haryadi seorang desainer lanskap, Dinda mewujudkan keinginannya untuk membuat desain rumah dengan taman minimalis yang dapat mengembalikan kesegarannya setelah merasa letih beraktivitas di kantor.

Semula pagar rumah ditarik mundur, sehingga terdapat ruang antara jalan raya dan pagar. Kerisauan mulai muncul ketika ada pihak lain yang memanfaatkan ruang lahan tersebut untuk kepentingan pribadinya. Akhirnya Dinda memutuskan untuk menutupnya dengan pagar transparan. Dengan demikian terdapat dua lapis pagar, lengkap dengan dua buah gerbang yang dioperasikan otomatis untuk menunjang keamanan.

Alur jalan setapak sengaja dibuat agak ke pinggir mengikuti garis batas kavlingyang dimaksudkan untuk memperpanjang lintas jogging dan untuk membuat desain rumah dengan taman yang luas memudahkan akses penghuni menjangkau setiap sudut taman.

Massa bangunan ditempatkan agak ke belakang, sehingga bila kita berada di pintu gerbang, bangunan rumah hampir tidak kelihatan karena tertutup oleh pepohonan dan kavling yang berkontur dan meninggi ke arah belakang.

Dengan konsep ini, desain rumah dengan taman yang luas akan memberi keleluasaan kepada desainer lanskap untuk membuat taman sesuai dengan keinginan Dinda. Beberapa pohon rambutan yang sudah besar ditebang, sehingga tersisa beberapa pohon yang bagus kualitasnya, dan ditanam pohon buah lainnya seperti kelengkeng, matoa, jambu air, dan jambu bol. Dengan demikian cahaya alami lebih banyak masuk sehingga lingkungan di seputar rumah lebih sehat. Di antara pepohonan itu, Bob membuat jalan setapak sebagai sarana untuk berolah raga jogging.

Alur jalan setapak sengaja dibuat agak ke pinggir, mengikuti garis batas kavling yang dimaksudkan untuk memperpanjang linias jogging dan untuk memudahkan akses penghuni men.langkau setiap sudut taman. Selanjutnya di sepanjang alur yang dibuat dari bahan plesteran dengan pola grafir yang dicetak dari daun dan bunga, ditanam tanaman semak rendah sebagai aksentuasi dan untuk memperlunak kesan materi keras tersebut.